Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Brian Uriarte Kena Diskualifikasi dari Moto3, Teknis Penggunaan Oli Jadi Pemicunya

Brian Uriarte Kena Diskualifikasi dari Moto3, Teknis Penggunaan Oli Jadi Pemicunya

  • account_circle Edita N
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Brian Uriarte kena diskualifikasi dari Moto3 membuat penggemar heboh di tengah berlangsungnya musim balap 2026. Padahal, tim Red Bull KTM AJO itu sebelumnya sedang menikmati kemenangan perdana pada Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello. Namun suasana bahagia tidak berlangsung lama setelah keputusan resmi dari FIM MotoGP Stewards menjatuhkan sanksi diskualifikasi.

Keputusan tersebut muncul setelah serangkaian investigasi teknis yang penyelenggara lakukan. Temuan yang berkaitan dengan pelumas mesin pada motor Uriarte menjadi dasar utama hukuman. Akibatnya, seluruh hasil yang ia raih pada GP Catalunya 2026 batal dan tidak lagi tercatat dalam klasifikasi resmi kejuaraan.

Kronologi Brian Uriarte Kena Diskualifikasi dari Moto3

Sanksi yang Brian Uriarte terima tidak tiba-tiba. Kasus ini bermula saat petugas teknis melakukan pemeriksaan rutin setelah sesi kualifikasi GP Catalunya. Dalam proses tersebut, terdapat indikasi adanya ketidaksesuaian pada oli motor KTM milik sang pembalap.

Moto3 terkenal memiliki regulasi teknis yang sangat ketat. Sejumlah komponen dan material tertentu telah terdaftar secara spesifik guna menjaga kesetaraan performa antar peserta. Salah satu aturan yang menjadi perhatian adalah penggunaan pelumas. Pelumas harus berasal dari pemasok resmi dan telah mendapatkan persetujuan penyelenggara kejuaraan.

Ketika muncul indikasi pelanggaran terhadap aturan tersebut, pihak steward langsung membuka penyelidikan lebih lanjut. Tujuannya yakni guna memastikan apakah benar terjadi pelanggaran teknis.

Pemeriksaan Awal Berlangsung di GP Catalunya

Awal mula Brian Uriarte kena diskualifikasi dari Moto3 terjadi setelah sesi kualifikasi GP Catalunya selesai. Tim teknis yang bertugas melakukan scrutineering menemukan adanya kejanggalan pada spesifikasi pelumas yang Uriarte gunakan.

Temuan tim memicu pemeriksaan lebih mendalam karena regulasi Moto3 melarang penggunaan oli tanpa standar resmi. Selain itu, setiap bentuk modifikasi maupun penambahan zat tertentu pada pelumas juga tidak boleh.

Meski indikasi awal sudah kuat, keputusan final tidak langsung tim umumkan. FIM memilih melakukan investigasi lanjutan untuk memperoleh bukti yang lebih kuat sebelum menjatuhkan sanksi.

Analisis Lanjutan Dilakukan di Mugello

Proses penyelidikan kemudian berlanjut saat seri GP Italia berlangsung di Mugello. Brian Uriarte mendapat panggilan untuk memberikan keterangan terkait temuan pada motor miliknya. Dalam kesempatan tersebut, petugas kembali mengambil sampel pelumas untuk menjalani pengujian laboratorium lebih lanjut.

Hasil analisis yang keluar kemudian mengonfirmasi bahwa olinya memang tidak memenuhi ketentuan dalam regulasi Moto3.Temuan kedua itu menjadi bukti penting yang memperkuat dugaan pelanggaran teknis. Dengan adanya hasil laboratorium yang konsisten, pihak steward memiliki dasar yang cukup untuk mengambil tindakan tegas.

Dampak Besar bagi Klasemen Kejuaraan

Setelah seluruh proses investigasi selesai, FIM MotoGP Stewards resmi membatalkan seluruh hasil Brian Uriarte pada GP Catalunya. Sanksi yang membuat Brian Uriarte kena diskualifikasi dari Moto3 mencakup hasil perolehan selama akhir pekan balapan. Termasuk catatan dari sesi kualifikasi hingga klasifikasi akhir balapan.

Meski demikian, kemenangan yang ia raih pada GP Italia di Mugello tidak ikut terpengaruh oleh keputusan tersebut. Hukuman hanya berlaku terhadap hasil yang sang pembalap peroleh pada GP Catalunya 2026.

Tetap saja, hilangnya seluruh poin dari Catalunya menjadi kerugian besar bagi perjalanan musim balapnya. Setiap poin sangat berharga dalam persaingan Moto3 yang terkenal ketat. Sehingga diskualifikasi ini berpotensi memengaruhi posisi Brian Uriarte dalam perebutan klasemen kejuaraan.

Selain berdampak pada sang pembalap, hasil resmi GP Catalunya juga harus kena revisi. Nama Brian Uriarte akan tercoret dari daftar klasifikasi sehingga susunan akhir hasil balapan mengalami perubahan sesuai regulasi yang berlaku. Dampak Brian Uriarte kena diskualifikasi dari Moto3 akhirnya membuat Veda Ega naik dari posisi 5 ke 4 Klasmen sementara.

Wina.co.id adalah platform jual beli online yang mempertemukan penjual dan pembeli (otomotif, properti, elektronik, peralatan rumah tangga dan lain-lain) dalam satu tempat yang aman, mudah, dan terpercaya. Klik wina di sini !

  • Penulis: Edita N

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yamaha Mio Sporty, Skutik Lincah yang Tetap Jadi Pilihan

    Yamaha Mio Sporty, Skutik Lincah yang Tetap Jadi Pilihan

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Satya S
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Yamaha Mio Sporty merupakan salah satu skutik legendaris di Indonesia yang hingga kini masih menempati posisi khusus di hati para pecinta kendaraan roda dua. Sejak pertama kali mengaspal di tanah air, motor matik ini langsung merevolusi pasar otomotif dengan menawarkan kepraktisan tingkat tinggi. Meskipun saat ini industri roda dua telah dibanjiri oleh berbagai model skutik […]

  • Teknologi Autonomous VLA 2.0 XPENG di Guangzhou Hadirkan Sensasi Berkendara Pintar Layaknya Manusia

    Teknologi Autonomous VLA 2.0 XPENG di Guangzhou Hadirkan Sensasi Berkendara Pintar Layaknya Manusia

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Nur Rohmawati
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Produsen otomotif asal Negeri Tirai Bambu kian gencar memamerkan taringnya dalam mengembangkan teknologi masa depan. Salah satu hal utama yang terus digenjot adalah sistem kemudi otomatis. Dalam peta persaingan global, teknologi autonomous VLA 2.0 oleh XPENG baru-baru ini mencuri perhatian. XPENG memang menjadi salah satu pabrikan yang paling agresif dalam merancang inovasi swakemudi cerdas ini. […]

  • SUV BMW iX3 Neue Klasse Siap Sambangi GIIAS 2026

    SUV BMW iX3 Neue Klasse Siap Sambangi GIIAS 2026

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Puji Rahayu
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUV BMW iX3 Neue Klasse merupakan mobil listrik yang resmi debut dunia pada September 2025 kemarin. Akan tetapi, kehadirannya di Indonesia baru akan berlangsung pada ajang GIIAS 2026 mendatang. Meski belum resmi hadir di Indonesia, namun spesifikasi seputar mobil ini sudah berhasil menyita perhatian pecinta otomotif. Spesifikasi SUV BMW iX3 Neue Klasse Selang beberapa bulan […]

  • Mengupas Pembaruan Polytron Fox 350, Skutik Maxi Listrik untuk Komuter Modern

    Mengupas Pembaruan Polytron Fox 350, Skutik Maxi Listrik untuk Komuter Modern

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Satya S
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Polytron Fox 350 hadir sebagai jawaban atas tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan roda dua bertenaga listrik yang tangguh, efisien, dan fungsional. Melalui generasi terbaru ini, pabrikan lokal tersebut membawa sejumlah pembaruan signifikan yang berfokus pada kenyamanan, performa, serta efisiensi berkendara sehari-hari. Desain bodi yang bongsor khas maxi scooter tetap dipertahankan. Namun, kini dikombinasikan dengan […]

  • Pameran GIIAS 2026 Digelar Bulan Juli, Siap Hadir di 6 Kota Besar

    Pameran GIIAS 2026 Digelar Bulan Juli, Siap Hadir di 6 Kota Besar

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Nur Rohmawati
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pameran GIIAS 2026 akan segera kembali menyapa para penggemar otomotif di Indonesia. Pameran ini bahkan akan hadir di 5 kota besar lain secara berurutan untuk menyapa lebih banyak konsumen dari berbagai wilayah. Dalam acara ini pun akan hadir lebih dari 60 merek kendaraan yang memperkenalkan berbagai koleksi mobil maupun motor terbaru. Pameran GIIAS 2026 Akan […]

  • Persaingan Ketat MX1 Thailand, Diva Ismayana Harumkan Nama Indonesia

    Persaingan Ketat MX1 Thailand, Diva Ismayana Harumkan Nama Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Edita N
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Persaingan ketat MX1 Thailand kembali menjadi panggung pembuktian bagi para pembalap terbaik Asia Tenggara. Ada hal menarik dalam putaran ketujuh FMSCT Thailand Motocross Championship 2026 di Silver Rock Bike Park, Loei, Thailand ini. Dimana pembalap Ducati MX Team Indonesia, Diva Ismayana, sukses mengibarkan Merah Putih pasca mengamankan podium ketiga di kelas bergengsi MX1. Hasil tersebut […]

expand_less