Persaingan Ketat MX1 Thailand, Diva Ismayana Harumkan Nama Indonesia
- account_circle Edita N
- calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Persaingan ketat MX1 Thailand kembali menjadi panggung pembuktian bagi para pembalap terbaik Asia Tenggara. Ada hal menarik dalam putaran ketujuh FMSCT Thailand Motocross Championship 2026 di Silver Rock Bike Park, Loei, Thailand ini. Dimana pembalap Ducati MX Team Indonesia, Diva Ismayana, sukses mengibarkan Merah Putih pasca mengamankan podium ketiga di kelas bergengsi MX1.
Hasil tersebut terasa istimewa karena diraih melalui perjuangan yang tidak mudah. Diva sempat berada dalam posisi ideal untuk merebut posisi runner-up. Tepatnya sebelum insiden di penghujung lomba membuatnya kehilangan kesempatan finis di urutan kedua. Meski demikian, pembalap asal Bali itu mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat. Sehingga tetap membawa pulang hasil penting bagi tim maupun Indonesia.
Suasana Persaingan Ketat MX1 Thailand Warnai Putaran Ketujuh FMSCT 2026

Sejak balapan dimulai, tensi persaingan di kelas MX1 sudah terlihat sangat tinggi. Diva Ismayana melakukan start yang solid dan langsung menempati posisi kedua. Sepanjang jalannya lomba, ia terus memberikan tekanan kepada pemimpin balapan dan menjaga ritme kompetitif selama hampir 20 menit.
Kecepatan yang Diva perlihatkan membuat peluang finis di posisi kedua terbuka lebar. Bahkan, ia mampu menjaga jarak dengan para pesaing di belakangnya dalam sebagian besar jalannya perlombaan.
Namun situasi berubah ketika balapan memasuki fase akhir. Kesalahan kecil yang terjadi di tikungan kedua sekitar tiga hingga empat lap menjelang finis membuat Diva kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Momentum tersebut membuat pembalap tuan rumah, Jiraj Wannalak, mampu mengambil alih posisi kedua.
Walau kehilangan satu posisi, Diva tidak larut dalam kekecewaan. Ia segera bangkit dan melanjutkan balapan hingga akhirnya menyentuh garis finis di urutan ketiga.
Bersyukur Meski Kehilangan Posisi Kedua
Diva mengakui dirinya melakukan kesalahan yang berdampak besar terhadap hasil akhir balapan. Meski demikian, ia tetap bersyukur dapat mengakhiri lomba di podium.
Menurutnya, dukungan tim sepanjang akhir pekan balapan membuat dirinya tampil lebih percaya diri. Ia juga mampu mengeluarkan performa terbaik di lintasan.
Kesalahan yang terjadi di penghujung lomba menjadi pelajaran berharga untuk menghadapi seri-seri berikutnya. Ia memastikan tidak akan kalah kompetitif.
Ducati MX Team Indonesia Tetap Apresiasi Performa Diva
Manajer Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, memberikan apresiasi terhadap penampilan pembalap andalannya tersebut. Menurut Johny, secara keseluruhan Diva menunjukkan kecepatan yang sangat baik. Ia mampu bersaing sangat maksimal dengan para pembalap papan atas Thailand.
Podium ketiga dinilai tetap memiliki arti penting. Apalagi mengingat ketatnya persaingan di kejuaraan motocross nasional Thailand. Hal yang kini menjadi salah satu arena kompetitif di kawasan Asia Tenggara.
Selain hasil akhir, tim juga melihat perkembangan positif dari performa Diva yang semakin konsisten sepanjang musim berjalan.
Zidane Hadapi Kendala Teknis dan Adaptasi Trek

Sementara itu, rekan setim Diva, M Zidane, harus menghadapi balapan yang lebih berat. Pembalap muda tersebut sebenarnya memulai lomba dengan cukup menjanjikan. Tepat setelah mampu menempel rombongan depan dan berada di posisi ketiga pada fase awal balapan.
Sayangnya, masalah teknis pada suspensi Ducati Desmo450 MX yang digunakannya membuat kondisi fisik Zidane terkuras lebih cepat. Kendala tersebut memengaruhi performanya. Sampai akhirnya harus turun posisi dan menyelesaikan lomba di peringkat kedelapan.
Johny Pranata menjelaskan bahwa Zidane juga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi setelah kembali dari rangkaian kompetisi di Eropa. Perbedaan karakter lintasan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi.
Jika di Eropa ia lebih sering berkompetisi di trek berpasir, maka lintasan di Thailand memiliki karakter tanah keras. Itulah yang membutuhkan pendekatan berbeda dalam teknik berkendara maupun pengaturan motor.
Posisi Klasemen Sementara Ducati MX Team Indonesia
Hasil putaran ketujuh memberikan tambahan poin berharga bagi kedua pembalap Ducati MX Team Indonesia. Saat ini, M Zidane menempati posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 46 poin.
Di sisi lain, Diva Ismayana berada di peringkat ke-12 dengan raihan 30 poin. Posisi tersebut masih berpotensi meningkat mengingat kompetisi musim ini masih menyisakan beberapa putaran.
Podium yang Diva raih menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level tertinggi motocross Asia Tenggara. Termasuk saat menghadapi persaingan ketat MX1 Thailand. Dengan evaluasi dan peningkatan performa para pembalap, Ducati MX Team Indonesia optimistis dapat meraih hasil lebih baik pada seri-seri berikutnya.
Wina.co.id adalah platform jual beli online yang mempertemukan penjual dan pembeli (otomotif, properti, elektronik, peralatan rumah tangga dan lain-lain) dalam satu tempat yang aman, mudah, dan terpercaya. Klik wina di sini !
- Penulis: Edita N



Saat ini belum ada komentar