Drama Red Flag di F1 GP Monako, Antonelli Juara hingga Leclerc Kandas di Rumah Sendiri
- account_circle Edita N
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Formula1.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Drama red flag di F1 GP Monako mewarnai balapan Formula-1 2026 yang berlangsung di Circuit de Monaco, Minggu (7/6). Balapan yang awalnya berjalan relatif stabil berubah menjadi penuh ketegangan. Tepatnya setelah insiden yang melibatkan Charles Leclerc memaksa race director menghentikan lomba sementara.
Di tengah berbagai kejadian yang terjadi sepanjang balapan, Kimi Antonelli tampil sebagai pemenang. Posisi ini semakin mengukuhkan kedudukannya di puncak klasemen pebalap. Antonelli yang memulai balapan dari posisi terdepan mampu mempertahankan keunggulannya sejak lampu start padam.
Drama Red Flag di F1 GP Monako Ubah Jalannya Balapan

Persaingan menuju podium berlangsung relatif stabil hingga memasuki lap ke-66. Namun petaka datang bagi Leclerc saat ia kehilangan kendali. Leclerc menghantam pembatas lintasan. Insiden tersebut langsung memicu keluarnya red flag demi memastikan proses evakuasi dan pembersihan trek berjalan aman.
Kecelakaan itu sekaligus mengakhiri harapan Leclerc untuk meraih hasil manis di kandangnya sendiri. Dukungan besar dari publik Monako tak mampu menghindarkan pembalap Ferrari tersebut dari status gagal finis. Balapan pun sempat berhenti selama kurang lebih 40 menit sebelum akhirnya kembali berlanjut.
Restart Berat Bagi Antonelli
Saat restart berlangsung, Antonelli tetap berada di posisi terdepan. Hamilton menguntit di belakangnya. Sedangkan Isack Hadjar berhasil menempati posisi ketiga dan membuka peluang naik podium.
Meski mendapat tekanan pada lap-lap terakhir, Antonelli mampu menjaga performanya hingga garis finis. Pembalap muda Italia itu sukses mengamankan kemenangan penting yang semakin menegaskan dominasinya pada musim ini.
Pembalap Mercedes itu langsung melesat meninggalkan para pesaingnya dan menjaga ritme balapan dengan konsisten di jalanan sempit khas Monako. Lajur yang terkenal sulit untuk melakukan manuver menyalip.
Kegagalan Max Verstappen
Sementara itu, nasib kurang beruntung turut menghampiri Max Verstappen. Pembalap Red Bull tersebut mengalami masalah ketika balapan baru memasuki lap pertama sehingga gagal memberikan perlawanan dalam perebutan posisi terdepan. Kondisi itu membuat persaingan di barisan depan lebih banyak melibatkan Antonelli, Hamilton dan Leclerc.
Hamilton harus puas mengakhiri balapan di posisi kedua, sementara Hadjar tampil impresif dengan merebut posisi ketiga. Ia berhasil mengungguli Oscar Piastri yang finis di urutan keempat. Liam Lawson melengkapi lima besar setelah menyelesaikan balapan di posisi kelima.
Selain lima besar tersebut, Arvid Lindblad finis keenam, diikuti Pierre Gasly, Alex Albon, Esteban Ocon dan Sergio Perez. Perez sukses menutup posisi sepuluh besar.
Hasil F1 GP Monako 2026

Drama red flag di F1 GP Monako menjadi catatan penting selama musim 2026 berlangsung. Kemenangan menjadi pencapaian spesial bagi Antonelli. Tambahan poin maksimal membuatnya kini mengoleksi 156 poin di klasemen pembalap Formula 1 2026.
Lebih dari itu, kemenangan di Monako menjadi kemenangan kelima secara beruntun bagi pembalap Mercedes tersebut. Hasil tersebut membuat Antonelli semakin nyaman memimpin klasemen. Lewis Hamilton tetap berada di posisi kedua. Sedangkan George Russell harus turun ke peringkat ketiga dalam perburuan gelar juara dunia musim ini. Berikut rincian lengkapnya.
- Pembalap Kimi Antonelli
- Pembalap Lewis Hamilton
- Pembalap Isack Hadjar
- Pembalap Oscar Piastri
- Pembalap Liam Lawson
- Pembalap Arvid Lindblad
- Pembalap Pierre Gasly
- Pembalap Alex Albon
- Pembalap Esteban Ocon
- Pembalap Sergio Perez
- Pembalap Fernando Alonso
- Pembalap Gabriel Bortoleto
- Pembalap George Russell
- Pembalap Nico Hulkenberg
- Pembalap Franco Colapinto
DNF: Carlos Sainz, Charles Leclerc, Lance Stroll, Lando Norris, Oliver Bearman, Valtteri Bottas dan Max Verstappen.
Drama red flag di F1 GP Monako akhirnya menjadi salah satu momen paling menentukan dalam balapan kali ini. Ketika sejumlah pembalap harus mengakhiri lomba lebih cepat, Antonelli justru mampu memanfaatkan situasi secara sempurna. Kemenangan kelima beruntun sekaligus memperlebar keunggulannya dalam perburuan gelar juara dunia Formula 1 2026.
Wina.co.id adalah platform jual beli online yang mempertemukan penjual dan pembeli (otomotif, properti, elektronik, peralatan rumah tangga dan lain-lain) dalam satu tempat yang aman, mudah, dan terpercaya. Klik wina di sini !
- Penulis: Edita N



Saat ini belum ada komentar