Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Adaptasi Toprak Razgatlioglu di MotoGP Tuai Sorotan, Dianggap Makin Mirip Fabio Quartararo

Adaptasi Toprak Razgatlioglu di MotoGP Tuai Sorotan, Dianggap Makin Mirip Fabio Quartararo

  • account_circle Edita N
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Adaptasi Toprak Razgatlioglu di MotoGP mulai menunjukkan perkembangan positif. Meski masih menjalani musim berat bersama Pramac Racing, pembalap asal Turki tersebut telah belajar banyak hal. Bahkan perlahan dinilai mulai memahami karakter motor MotoGP yang jauh berbeda dari tipe WorldSBK miliknya selama ini.

Adaptasi Toprak Razgatlioglu di MotoGP Makin Menggigit

Adaptasi Toprak Razgatlioglu di MotoGP Tuai Sorotan, Dianggap Makin Mirip Fabio Quartararo

MotoGP Catalunya menjadi salah satu seri yang cukup berat bagi Toprak Razgatlioglu. Ia harus memulai balapan dari posisi paling belakang setelah mengalami kendala sepanjang sesi kualifikasi. Pada Sprint Race, Toprak hanya mampu finis di depan wildcard Yamaha, Augusto Fernandez.

Sementara itu, di balapan utama yang sempat dua kali berhenti akibat red flag, Toprak sebenarnya berhasil finish di posisi ke-15. Sekaligus sudah sempat mengamankan satu poin. Sayangnya, penalti tekanan ban membuatnya turun ke urutan ke-16 bersama rekan setimnya, Jack Miller.

Meski hasil akhirnya belum memuaskan, tim melihat adanya perkembangan penting dari sisi teknik membalap Toprak. Gino Borsoi menilai pebalap Turki tersebut sebenarnya tidak tampil buruk, melainkan masih terbawa gaya balap khas WorldSBK.

Gaya Balap WorldSBK Masih Melekat

Menurut Borsoi, tantangan terbesar Toprak saat ini adalah mengubah metode membalapnya. Motor MotoGP memiliki karakter yang jauh lebih agresif dari kendaraan di WorldSBK. Terutama dari sisi pengereman, akselerasi, hingga performa ban.

Karena sudah bertahun-tahun membalap di WorldSBK, Toprak secara alami masih menggunakan teknik yang biasa ia pakai di kejuaraan tersebut. Padahal, MotoGP membutuhkan gaya berkendara berbeda agar pebalap mampu memaksimalkan potensi motor.

Borsoi menjelaskan bahwa proses perubahan gaya balap bukan sesuatu yang bisa ia lakukan secara instan. Seorang rider perlu waktu untuk memahami karakter motor sekaligus membangun kepercayaan diri di lintasan.

Proses Adaptasi Membutuhkan Kesabaran

Borsoi turut menegaskan bahwa proses adaptasi Toprak Razgatlioglu di MotoGP kerap membuat pembalap harus rela kehilangan waktu terlebih dahulu. Sebelum akhirnya benar-benar menemukan performa terbaiknya.

Menurutnya, situasi tersebut tidak mudah karena setiap rider tentu ingin segera mendapatkan hasil positif di setiap balapan. Namun pada kasus Toprak, tim memahami bahwa perubahan besar memang sedang terjadi.

Ia mengatakan bahwa Toprak kini mulai mencoba metode baru saat memasuki tikungan maupun saat membuka gas keluar tikungan. Dalam proses itu, sang pembalap harus belajar meninggalkan sebagian gaya lamanya dari WorldSBK.

Borsoi bahkan menggambarkan proses tersebut seperti mundur dua langkah sebelum akhirnya bisa melompat lebih jauh ke depan. Ia percaya pengorbanan yang Toprak lakukan saat ini akan memberikan hasil besar ketika semuanya mulai sinkron.

Mirip Fabio Quartararo

Hal paling menarik dari adaptasi Toprak di MotoGP terlihat di data telemetri Yamaha. Dari sejumlah sektor lintasan, Borsoi melihat Toprak mulai menggunakan pola membalap yang mirip dengan Fabio Quartararo.

Quartararo sendiri selama ini populer sebagai salah satu pembalap Yamaha yang paling mampu memaksimalkan karakter motor MotoGP. Khususnya saat menjaga kecepatan di tikungan. Menurut Borsoi, Toprak kini mulai belajar memahami teknik tersebut. Potensi besar yang ia miliki terlihat sedikit demi sedikit dalam beberapa sesi balapan terakhir.

Tak hanya dari gaya membalap, peningkatan performa juga mulai tampak dari catatan waktunya. Dalam beberapa momen balapan di Catalunya, gap Toprak dengan rombongan depan hanya berkisar setengah detik.

Lap terbaiknya bahkan tercatat hanya terpaut 0,630 detik dari pemenang balapan, Fabio Di Giannantonio. Sementara jika membandingkan dengan catatan terbaik Quartararo, selisih waktunya kurang dari 0,2 detik.

Data tersebut jadi pertanda positif bagi perjalanan Toprak di MotoGP. Meski hasil akhir belum maksimal, progres yang terlihat menunjukkan adaptasi Toprak Razgatlioglu mulai berada di jalur yang tepat. Ke depan, Pramac Racing yakin akan terus memberikan waktu bagi Toprak untuk berkembang. Jika proses adaptasi berjalan konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu pembalap kompetitif dalam beberapa musim mendatang.

Wina.co.id adalah platform jual beli online yang mempertemukan penjual dan pembeli (otomotif, properti, elektronik, peralatan rumah tangga dan lain-lain) dalam satu tempat yang aman, mudah, dan terpercaya. Klik wina di sini !

  • Penulis: Edita N

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modifikasi Daihatsu Gran Max yang Simpel Namun Elegan dan Fungsional

    Modifikasi Daihatsu Gran Max yang Simpel Namun Elegan dan Fungsional

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Puji Rahayu
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Modifikasi Daihatsu Gran Max menjadi solusi efektif untuk mengubah tampilan kendaraan yang sederhana menjadi lebih stylish dan berkelas. Mobil ini terkenal fleksibel dengan desain boxy yang mudah dikreasikan. Anda bisa menerapkan berbagai konsep modern bisa tanpa menghilangkan fungsi utamanya. Potensi dan Karakter Modifikasi Daihatsu Gran Max Gran Max hadir sejak 2007 sebagai kendaraan serbaguna yang […]

  • Review Motor Vespa Elettrica 70 dengan Harga Fantastis

    Review Motor Vespa Elettrica 70 dengan Harga Fantastis

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Satya S
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Vespa Elettrica 70 menjadi salah satu motor listrik premium yang cukup menarik perhatian pecinta otomotif di tahun 2026 ini. Skuter listrik ini hadir dengan desain khas Vespa yang ikonik, tapi kali ini menggunakan teknologi ramah lingkungan tanpa mesin bensin. Meski tampil modern, harga Vespa Electtrica 70 tergolong sangat tinggi untuk kelas skuter listrik, yakni dibanderol […]

  • Chery Tiggo V, Mobil 3 in 1 yang Tangguh dan Multifungsi

    Chery Tiggo V, Mobil 3 in 1 yang Tangguh dan Multifungsi

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Puji Rahayu
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Chery Tiggo V hadir menjadi kendaraan unik karena menggabungkan 3 karakter yaitu SUV, MPV, dan pick up. Hal tersebut membuat mobil ini benar-benar mampu memenuhi kebutuhan pengguna untuk berkendara bersama keluarga maupun mengangkut barang. Apalagi performanya juga handal dengan berbagai fitur kenyamanan dan keamanannya yang mampu mendukung kelancaran berkendara. Spesifikasi Chery Tiggo V yang Menawarkan […]

  • Mengulas Kecanggihan Teknologi Suspensi DiSus-C pada Mobil BYD

    Mengulas Kecanggihan Teknologi Suspensi DiSus-C pada Mobil BYD

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Nur Rohmawati
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Industri otomotif terus berkembang, terutama pada segmen kendaraan listrik. Salah satu inovasi yang kini menjadi sorotan adalah teknologi suspensi DiSus-C yang dikembangkan oleh BYD. Sistem yang secara resmi disebut Intelligent Damping Body Control System ini bukan sekadar fitur tambahan, melainkan solusi nyata untuk meningkatkan kualitas berkendara. Saat ini, teknologi tersebut sudah ada pada model terbaru […]

  • Spesifikasi Leapmotor B10, EV Compact SUV Siap Sambangi GIIAS 2026

    Spesifikasi Leapmotor B10, EV Compact SUV Siap Sambangi GIIAS 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Puji Rahayu
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Leapmotor B10 akan menyapa ajang bergengsi GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2026 mendatang. Dalam ajang tersebut, pencinta otomotif bisa melihat betapa berkualitasnya spesifikasi Leapmotor B10. Tak mengherankan karena mobil tersebut terkenal sebagai kompak SUV premium. Mobil ini siap bersaing dengan deretan kendaraan SUV listrik lainnya yang sudah ada di pasar otomotif. Namun pencinta otomotif […]

  • Hyundai Raih Gelar Sapphire Award 2026, Bukti Komitmen Bisnis yang Berkelanjutan dan Transparan

    Hyundai Raih Gelar Sapphire Award 2026, Bukti Komitmen Bisnis yang Berkelanjutan dan Transparan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Nur Rohmawati
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin industri otomotif. Mereka tidak hanya unggul dalam inovasi produk, tetapi juga teladan dalam tata kelola perusahaan. Bukti nyata atas dedikasi tersebut terlihat ketika Hyundai raih gelar Sapphire Award dalam ajang bergengsi Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026. Penghargaan ini diserahkan di Le Meridien, Jakarta, […]

expand_less