Tech3 Tolak Honda, Pilih KTM untuk MotoGP 2027
- account_circle Edita N
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

YouTube
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kabar tim satelit Tech3 tolak Honda ramai diperbincangkan di dunia MotoGP. Dalam informasi terbaru Tech3 secara resmi tolak Honda dan memilih tetap bersama KTM. Pengumuman tersebut bertepatan dengan momen KTM meraih pole position pertamanya selama dua tahun melalui Pedro Acosta.
Keputusan ini langsung menjadi sorotan besar di paddock MotoGP. Banyak pihak menilai langkah Tech3 menunjukkan arah strategi jangka panjang yang lebih stabil. Sementara itu, Honda yang sebelumnya dikabarkan tertarik bekerja sama harus menerima kenyataan pahit.
Alasan di Balik Tech3 Tolak Honda

Tech3 sendiri sudah lama terkenal sebagai tim satelit yang fleksibel dalam memilih pabrikan. Namun keputusannya menolak Honda menunjukkan komitmen kuat terhadap proyek KTM. CEO Tech3, Guenther Steiner, menjelaskan alasan timnya memilih melanjutkan kerja sama dengan KTM ketimbang Honda. Khususnya jelang gelaran MotoGP musim 2027 mendatang.
Berbicara di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Steiner enggan secara langsung membahas rumor ketertarikan Honda. Meski demikian, ia mengakui sempat melakukan komunikasi dengan beberapa pabrikan.
Steiner menegaskan bahwa keputusan tidak datang secara instan. Tim melakukan evaluasi panjang terhadap performa, visi, dan arah pengembangan motor. Pada akhirnya, Tech3 melihat KTM memiliki rencana yang lebih jelas untuk masa depan.
Di samping itu, alasan bertahan di KTM adalah karena hubungan yang sudah terjalin cukup kuat. Begitu juga dengan determinasi. Tech3 merasa KTM menunjukkan komitmen besar dalam pengembangan motor kompetitif. Hal tersebut menjadi faktor utama Tech3 dalam keputusan mempertahankan kerja sama hingga tolak Honda.
Sebagai informasi, Tech3 mulai menjadi tim satelit KTM sejak 2019 setelah mengakhiri kerja sama panjang dengan Yamaha. Sejak saat itu, Tech3 terus berkembang bersama KTM di kelas utama MotoGP. Bersama KTM, Tech3 berhasil meraih dua kemenangan grand prix pada musim 2020.
Optimis untuk Maju Bersama
Kedua kerja sama ini sempat mengalami masa-masa sulit beberapa tahun lalu. Kendati begitu, baik Tech3 maupun KTM mampu bangkit dan ingin kembali melaju. Tech3 melihat perkembangan KTM semakin stabil dalam beberapa musim terakhir. Performa motor juga menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai sirkuit.
Bagi Tech3, memberikan peluang terbaik untuk meraih kesuksesan menjadi prioritas utama. Tim tidak hanya mencari nama besar, tetapi juga proyek yang bisa berkembang bersama. Karena itu mereka memutuskan bertahan guna memperkuat kolaborasi dengan KTM dan tolak Honda.
Hubungan yang semakin solid ini membuat kedua pihak lebih percaya diri menghadapi musim mendatang. Tech3 juga merasa komunikasi teknis dengan KTM berjalan lebih efektif. Hal ini membantu proses pengembangan motor menjadi lebih cepat dan terarah.
Siap Hadapi Regulasi Musim 2027

Keputusan Tech3 ini juga berkaitan dengan persiapan menghadapi regulasi baru MotoGP musim 2027. Regulasi tersebut akan membawa perubahan besar dalam teknis motor maupun strategi tim. Semua pabrikan harus beradaptasi dengan aturan baru yang lebih ketat sekaligus kompetitif.
Tech3 bersama KTM kini fokus mempersiapkan diri menghadapi era baru tersebut. Pabrikan motor asal Austria itu juga berkomitmen meningkatkan performa mesin serta aerodinamika. Mereka ingin tetap kompetitif di tengah persaingan ketat MotoGP.
Kesepakatan baru ini sekaligus menegaskan komitmen KTM untuk tetap mempertahankan jumlah motor kompetitif di grid MotoGP. Kerja sama ini diharapkan dapat menjaga konsistensi performa tim di lintasan.
Sementara itu, susunan pembalap Tech3 untuk MotoGP 2027 hingga kini masih belum diumumkan. Banyak spekulasi beredar mengenai siapa yang akan mengisi kursi tim tersebut. Namun hingga kini, pihak tim masih fokus pada persiapan teknis dan strategi.
Secara keseluruhan, keputusan Tech3 tolak Honda dan tetap bersama KTM menjadi salah satu cerita besar di MotoGP. Langkah tersebut menegaskan bahwa stabilitas dan visi jangka panjang lebih penting daripada sekadar nama besar. Kini publik mulai menantikan bagaimana performa Tech3 bersama KTM di era baru MotoGP tahun depan.
Wina.co.id adalah platform jual beli online yang mempertemukan penjual dan pembeli (otomotif, properti, elektronik, peralatan rumah tangga dan lain-lain) dalam satu tempat yang aman, mudah, dan terpercaya. Klik wina di sini !
- Penulis: Edita N



Saat ini belum ada komentar