Motor Yamaha F1ZR, Bebek 2-Tak Paling Dicari Harganya Makin Gila
- account_circle Puji Rahayu
- calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

YouTube
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Demam motor 2-tak kembali bangkit dalam beberapa tahun terakhir. Tidak sedikit kolektor maupun pecinta otomotif berburu motor lawas demi mendapatkan unit original dan layak koleksi. Salah satu model yang kini paling banyak diburu di pasaran kendaraan second adalah motor Yamaha F1ZR.
Meski desainnya terbilang jadul dari motor bebek masa kini, harga jualnya justru terus melonjak tajam. Bahkan untuk unit original dengan kondisi mulus, banderolnya bisa menyamai harga motor baru. Fenomena ini membuat F1ZR jadi motor bebek 2-tak legendaris yang nilai koleksinya terus meningkat dari tahun ke tahun.
Sekilas Tentang Motor Yamaha F1ZR

Perjalanan F1ZR bermula pada awal 1990-an ketika Yamaha menghadirkan Force1 sebagai penerus Alfa. Motor ini pertama kali meluncur pada tahun 1992 melalui PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Dibanding generasi sebelumnya, Force1 tampil jauh lebih modern dengan desain bodi ramping dan aerodinamis.
Pada masa itu, produknya masih menggunakan velg jari-jari serta sistem pengereman tromol di kedua roda. Meski sederhana, tampilannya sudah cukup sporty untuk ukuran motor bebek era tersebut. Seiring perkembangan pasar, Yamaha kemudian memperkenalkan generasi penerus bernama F1Z.
Pembaruan dilakukan terutama pada sektor pengereman depan dengan penggunaan cakram agar performa lebih maksimal. Yamaha juga sempat menghadirkan varian Special Edition pada 1996 dengan ubahan aksen krom dan desain lebih premium.
Perubahan terbesar akhirnya hadir pada 1997 lewat motor Yamaha F1ZR. Serinya tampil jauh lebih agresif dengan desain meruncing di bagian depan serta penggunaan sistem kopling semi manual. Inilah yang membuat sensasi berkendara semakin sporty. Memasuki era 2000-an, tampilannya semakin modern berkat penggunaan velg alloy berbentuk palang.
Mesin 2-Tak Tangguh
Di balik tampilannya yang simpel, Yamaha F1ZR memiliki performa mesin sangat mumpuni pada zamannya. Motor ini mengusung mesin satu silinder 2-tak berkapasitas 110,4 cc dengan karakter tenaga responsif. Kombinasi bore dan stroke 52,0 x 52,0 mm membuat putaran mesin terasa seimbang antara akselerasi dan top speed.
Ditambah penggunaan karburator Mikuni VM20, suplai bahan bakar menjadi lebih optimal. Hasilnya performanya terasa galak saat memacu di putaran atas. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 11,8 hp pada 7.500 rpm. Sementara torsi maksimumnya 10,7 Nm di 6.500 rpm.
Angka ini tergolong sangat impresif untuk motor bebek pada masanya. Tenaga kemudian tersalur melalui transmisi 4 percepatan yang terkenal responsif dan mudah dioprek untuk kebutuhan balap. Selain bertenaga, bobot Yamaha F1ZR juga cukup ringan yakni sekitar 95 kilogram.
Kombinasi tenaga besar dan bobot ringan inilah yang membuat motor Yamaha F1ZR terkenal lincah. Selain itu juga memiliki akselerasi spontan, karakter yang sangat disukai para pecinta motor 2-tak hingga sekarang.
Andalan Balap

Nama Yamaha F1ZR semakin populer berkat kiprahnya di dunia balap nasional. Pada era 1990-an hingga awal 2000-an, motor ini menjadi salah satu tunggangan favorit di ajang road race Indonesia. Karakter mesinnya yang agresif membuat Yamaha F1ZR sangat kompetitif di lintasan.
Tidak heran jika banyak tim balap maupun mekanik memilih F1ZR sebagai basis utama untuk bertarung di berbagai kejuaraan. Sejumlah pembalap nasional juga pernah merasakan keganasan performa Yamaha F1ZR. Nama-nama seperti Ahmad Jayadi, Herdiansyah, hingga Harlan Fadillah berhasil mencetak prestasi menggunakan motor ini.
Harga Masih Sangat Tinggi
Popularitas motor Yamaha F1ZR di kalangan kolektor membuat harga bekasnya terus mengalami kenaikan. Terlebih lagi, unit dengan kondisi original kini semakin sulit ditemukan karena banyak yang sudah dimodifikasi. Faktor kelangkaan tersebut membuat harga Yamaha F1ZR terus merangkak naik setiap tahunnya.
Selain karena nostalgia, banyak orang memburu motor ini karena dianggap memiliki nilai investasi. Semakin lengkap dokumen dan orisinalitas komponennya, semakin tinggi pula harga jualnya. Bahkan beberapa kolektor rela mengeluarkan dana puluhan juta rupiah demi mendapatkan unit dengan kondisi istimewa dan cat bawaan pabrik.
Di pasaran motor bekas sendiri, harga Yamaha F1ZR bervariasi tergantung kondisi dan tingkat orisinalitasnya. Untuk unit bahan atau kondisi standar pemakaian biasanya mulai Rp8 juta hingga Rp15 juta. Sementara unit restorasi rapi dengan surat lengkap bisa berada di kisaran Rp20 juta sampai Rp35 juta.
Menariknya, beberapa Yamaha F1ZR edisi tertentu dengan kondisi full original bahkan sudah menyentuh angka di atas Rp40 juta. Harga tersebut tentu tergolong fantastis untuk motor bebek lawas. Namun bagi kolektor 2-tak, motor Yamaha F1ZR bukan sekadar kendaraan, melainkan simbol nostalgia dan bagian dari sejarah otomotif Indonesia.
Wina.co.id adalah platform jual beli online yang mempertemukan penjual dan pembeli (otomotif, properti, elektronik, peralatan rumah tangga dan lain-lain) dalam satu tempat yang aman, mudah, dan terpercaya. Klik wina di sini !
- Penulis: Puji Rahayu



Saat ini belum ada komentar