BYD M6 PHEV Masuk Indonesia, Spesifikasinya Jadi Sorotan
- account_circle Puji Rahayu
- calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BYD M6 PHEV kabarnya akan masuk ke Indonesia. Kabar ini makin kuat karena kabarnya calon mobil BYD yang terdaftar dengan NJKB senilai Rp100 jutaan.
Saat ini mobil BYD juga sudah semakin bervariasi di Indonesia. Minat pasar terhadap mobil BYD semakin naik dalam beberapa tahun terakhir.
Spesifikasi dan Desain BYD M6 PHEV yang Akan Segera Rilis
BYD (Build Your Dream) adalah merek kendaraan listrik asal Tiongkok (China). Perusahaan ini bermarkas di Shenzhen dan didirikan oleh Wang Chuanfu pada tahun 1995.
Kini produk BYD suda masuk ke Indonesia. Sebagai salah satu produsen mobil listrik terbesar di dunia, BYD tentu mengeluarkan beberapa model unggulan mereka di Tanah Air.
Mereka terus berinovasi untuk meluncurkan produk populer di pasar lokal. Seperti misalnya saat ini dengan sinyal peluncuran produk terbaru mereka.
Sinyal kehadiran M6 PHEV di Tanah Air semakin jelas dari berbagai dokumen regulasi yang beredar. Model ini juga diduga kuat akan menjadi langkah ekspansi elektrifikasi dari pabrikan otomotif asal Tiongkok.
Menariknya, nama BYD M6 PHEV ini muncul bukan dari teaser resmi, namun dari data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang tercantum dalam peraturan pemerintah. Mobil listrik ini akan hadir di segmen MPV dan jadi salah satu yang paling diminati oleh keluarga Indonesia.
Bocoran Spesifikasi

Untuk informasi tambahan, BYD M6 juga terkenal dengan nama BYD Song Max di beberapa negara. Khusus untuk versi PHEV, variannya adalah Song Max DM-i.
Jika melihat dari versi internasionalnya, mobil ini akan dibekali dengan mesin bensin 1.498cc dengan motor listrik 145 kW yang setara dengan 197 PS. Selanjutnya, mesin Song Max DM-i menghasilkan tenaga sebesar 110 PS dan torsi 135 Nm.
Untuk motor listriknya sendiri, tenaga yang dihasilkan juga cukup besar, yakni 325 Nm. Ditambah dengan baterai Blade berkapasitas 18,3 kWh, Song Max memiliki jarak tempuh hingga 105 km berdasarkan siklus NEDC.
Dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, BYD M6 akan mampu menempuh jarak hampir 1.000 km sebelum perlu mengisi bensin atau daya kembali. Hal tersebut membuat mobil hibrid ini cocok untuk mobilitas harian.
Beberapa sumber menyebut bahwa mobil ini memiliki desain yang sangat mirip dengan BYD M6 EV. Hanya saja, versi hybrid ini memiliki grill yang besar.
MPV dengan grill besar itu memiliki dua bulatan di bodi kanan dan kiri untuk akses pengisian bahan bakar dan juga colokan daya listrik. Ada juga knalpot sebagai tempat pembuangan mesin pembakaran internal di bagian belakang.
Terdaftar dengan Kode MEH
Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), mobil hybrid BYD ini kabarnya akan memiliki kode “MEH”. Kode ini merujuk pada satu model dengan beberapa varian dengan sistem penggerak hybrid.
Hal tersebut memperkuat dugaan bahwa kendaraan ini adalah BYD M6. Menarinya, terdapat delapan varian yang terdaftar dengan nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) berbeda-beda, mulai dari Rp 104 juta hingga Rp 123 jutaan.
Namun, nilai jual tersebut bukanlah patokan harga jual nantinya. Nilai jual atau NJKB adalah harga pasaran umum atas suatu kendaraan bermotor. Konsumen baru bisa mengetahui detail harga setelah mobil itu resmi rilis di Indonesia.
Itulah bocoran spesifikasi dan desain BYD M6 PHEV yang akan segera meluncur. Para penggemar kendaraan hybrid mungkin bisa mempertimbangkan MPV satu ini. Dengan kendaraan hybrid BYD, pengguna jadi hemat energi namun tetap bisa berkendara dengan nyaman.
- Penulis: Puji Rahayu



Saat ini belum ada komentar