Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Surra Kecewa Penalti Misano, Pertanyakan Keputusan Race Direction

Surra Kecewa Penalti Misano, Pertanyakan Keputusan Race Direction

  • account_circle Edita N
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surra kecewa penalti Misano meski berhasil menorehkan hasil cukup kompetitif sepanjang akhir pekan putaran World Superbike musim ini. Pembalap Motocorsa Ducati tersebut tampil konsisten dan mampu bersaing di barisan depan. Hanya saja, penalti yang ia terima pada Sprint Race menjadi sorotan utama setelah balapan berakhir.

Kronologi Surra Kecewa Penalti Misano hingga Nilai Keputusan Race Direction Tidak Konsisten

Penalti yang dijatuhkan kepada Alberto Surra terjadi setelah insiden pada Sprint Race. Saat itu ia sempat melebar di salah satu tikungan dan kehilangan momentum. Setelah kembali ke jalur ideal, Surra melakukan manuver untuk merebut posisi dari Oliveira.

Namun, Race Direction menilai aksi tersebut sebagai bentuk berkendara yang tidak bertanggung jawab. Hingga akhirnya tim memilih menjatuhkan hukuman kepada pembalap Motocorsa itu. Rider asal Italia ini merasa keputusan Race Direction tidak sepenuhnya mencerminkan apa yang terjadi di lintasan.

Menurutnya, insiden yang melibatkan Miguel Oliveira tidak mengandung kontak fisik maupun manuver berbahaya yang layak diganjar hukuman. Surra sendiri mengaku kesulitan memahami dasar keputusan tim. Beberapa kali ia menegaskan tidak ada sentuhan antara motornya dan motor Oliveira. Bahkan pihaknya merasa sudah mengurangi kecepatan setelah melebar agar tidak mengganggu pembalap lain.

Alberto Surra juga membandingkan insiden tersebut dengan beberapa kejadian lain yang menurutnya melibatkan kontak lebih jelas. Hanya saja tidak berujung hukuman. Karena itulah, pembalap muda Italia ini mempertanyakan konsistensi penerapan regulasi di lintasan.

Tidak Merasa Melakukan Pelanggaran Berat

Dalam penjelasan resminya, Surra menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk mengambil risiko berlebihan. Ia mengklaim hanya berusaha mempertahankan posisi setelah kehilangan waktu akibat melebar dari racing line.

Baginya, penalti seharusnya diberikan ketika terjadi tindakan yang benar-benar membahayakan pembalap lain. Selain itu, hukuman juga harus mempertimbangkan apabila menghasilkan kontak yang merugikan rival. Karena merasa tidak memenuhi kriteria tersebut, Surra kecewa penalti Misano hingga menganggap keputusan tersebut terlalu keras.

Tetap Bangga dengan Performa Motocorsa

Terlepas dari kontroversi penalti, Surra menilai akhir pekan di Misano tetap memberikan banyak hal positif. Ia merasa kerja keras tim Motocorsa mulai membuahkan hasil. Apalagi setelah beberapa putaran menunjukkan perkembangan yang konsisten.

Kerja sama antara pembalap dan tim disebut semakin solid. Pengembangan motor yang berlangsung sepanjang musim membuat Surra lebih percaya diri ketika bersaing dengan para pembalap. Khususnya yang memiliki pengalaman lebih panjang di World Superbike. Hasil finis di kelompok depan menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim yang memiliki sumber daya lebih besar.

Mimpi Membela Tim Pabrikan Ducati

Performa apik Surra sepanjang musim membuat namanya mulai dikaitkan dengan peluang promosi ke tim resmi Ducati. Apalagi terdapat spekulasi mengenai perubahan komposisi pembalap Ducati pada musim mendatang. Meski demikian, Surra memilih untuk tidak terlalu memikirkan isu tersebut.

Fokus utamanya saat ini adalah terus berkembang bersama Motocorsa dan memaksimalkan setiap kesempatan yang tersedia. Ia mengakui membela tim pabrikan Ducati merupakan impian besar sejak kecil. Namun, Surra sadar bahwa masih ada banyak hal yang harus dibuktikan sebelum benar-benar mendapatkan peluang tersebut.

Menurutnya, jika performanya memang layak mendapatkan perhatian lebih, Ducati akan memberikan kesempatan pada waktu yang tepat. Karena itu, ia memilih berkonsentrasi pada pekerjaan di lintasan daripada memikirkan rumor transfer.

Sementara itu, terkait protes Surra kecewa penalti Misano, tim tidak memberikan konfirmasi lebih lanjut. Race Direction juga belum mengeluarkan pernyataan tambahan yang menjelaskan secara rinci dasar pemberian hukuman tersebut. Meski demikian, keputusan yang telah ditetapkan tetap berlaku dan hasil balapan tidak mengalami perubahan. Surra kini memilih mengalihkan fokusnya ke putaran berikutnya. Sambil berupaya mempertahankan tren positif yang telah ditunjukkannya bersama Motocorsa Ducati sepanjang musim ini.

Wina.co.id adalah platform jual beli online yang mempertemukan penjual dan pembeli (otomotif, properti, elektronik, peralatan rumah tangga dan lain-lain) dalam satu tempat yang aman, mudah, dan terpercaya. Klik wina di sini !

  • Penulis: Edita N

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spesifikasi Hongqi E-HS9, Mobil Mewah Rolls-Royce of China

    Spesifikasi Hongqi E-HS9, Mobil Mewah Rolls-Royce of China

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Puji Rahayu
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Spesifikasi Hongqi E-HS9 curi perhatian pecinta otomotif yang menyukai mobil listrik mewah. Mobil ini sendiri mendapatkan julukan sebagai Rolls-Royce of China. Dalam kabar terbaru pun menyebut bahwa mobil ini siap mengaspal di Indonesia. Review Spesifikasi Hongqi E-HS9 Mobil ini memang belum resmi rilis di Indonesia. Akan tetapi, mobil tersebut sudah melenggang di tanah air lewat […]

  • Drama Red Flag di F1 GP Monako, Antonelli Juara hingga Leclerc Kandas di Rumah Sendiri

    Drama Red Flag di F1 GP Monako, Antonelli Juara hingga Leclerc Kandas di Rumah Sendiri

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Edita N
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Drama red flag di F1 GP Monako mewarnai balapan Formula-1 2026 yang berlangsung di Circuit de Monaco, Minggu (7/6). Balapan yang awalnya berjalan relatif stabil berubah menjadi penuh ketegangan. Tepatnya setelah insiden yang melibatkan Charles Leclerc memaksa race director menghentikan lomba sementara. Di tengah berbagai kejadian yang terjadi sepanjang balapan, Kimi Antonelli tampil sebagai pemenang. […]

  • Spesifikasi Jaecoo Omoda 9 PHEV, SUV Listrik 5 Penumpang

    Spesifikasi Jaecoo Omoda 9 PHEV, SUV Listrik 5 Penumpang

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Puji Rahayu
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jaecoo Omoda 9 PHEV kabarnya akan menyapa pecinta otomotif yang ada di Indonesia. Mobil ini sendiri berupa SUV yang memang sudah terpampang secara jelas dalam data Permendagri nomor 11 tahun 2026. Hal yang mengejutkan, kehadiran kali ini berbeda dengan seri Omoda sebelumnya. Sebagaimana yang kita ketahui, seri sebelumnya tersedia di Indonesia menggunakan merek Chery. Akan […]

  • Toyota Land Cruiser 70 Tampil Gagah dengan Gaya Retro

    Toyota Land Cruiser 70 Tampil Gagah dengan Gaya Retro

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Puji Rahayu
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Mobil offroad legendaris Toyota Land Cruiser 70 sebenarnya sudah rilis di Jepang. Mobil offroad legendaris diperkenalkan lagi setelah absen selama 9 tahun. Hadir kembali dengan gaya klasik untuk mempertahankan desain ikoniknya. Tetapi terdapat sentuhan modern yang dihadirkan dengan fitur modern di dalamnya. Fitur canggih tersebut digunakan untuk meningkatkan rasa nyaman bagi penumpang. Lantas bagaimana dengan […]

  • BYD Sealion 08

    BYD Sealion 08 SUV Listrik Keluarga yang Mewah

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Puji Rahayu
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Persaingan mobil listrik di segmen SUV semakin memanas. Produsen otomotif BYD resmi memperkenalkan BYD Sealion 08. Mobil listrik ini memegang posisi sebagai model flagship di jajaran Ocean Series. SUV listrik ini menawarkan perpaduan dengan kapasitas penumpang luas, teknologi mutakhir serta desain premium. Intip Spesifikasi Mobil Listrik BYD Sealion 08 Mobil ini didesain dengan Ocean Aesthetics […]

  • Yamaha Axis Z 2026, Skutik Mungil Andalan Perkotaan Seharga Rp 33 Jutaan

    Yamaha Axis Z 2026, Skutik Mungil Andalan Perkotaan Seharga Rp 33 Jutaan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Satya S
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Mencari motor untuk mobilitas harian di tengah padatnya lalu lintas kota memang butuh kriteria khusus. Selain harus lincah, motor tersebut idealnya memiliki konsumsi bahan bakar irit dan praktis. Yamaha baru saja memberikan penyegaran untuk lini skutik kompaknya di Jepang, yaitu Yamaha Axis Z 2026. Motor ini digadang-gadang menjadi solusi transportasi dalam kota yang efisien. Jika […]

expand_less